Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali menawarkan kesempatan yang besar untuk pemuda Indonesia agar dapat mendaftar sebagai prajurit melalui program rekrutmen yang diadakan pada tahun 2026.
Sebagai bagian dari sistem pertahanan negara, TNI AD memiliki tanggung jawab untuk melindungi kedaulatan wilayah darat, menjaga keselamatan masyarakat, dan mendukung pembangunan nasional.
Pada tahun ini, Rekrutmen dibuka untuk posisi Tamtama dan Bintara, dengan jumlah penerimaan yang ditargetkan mencapai 24. 000 orang.
Apa Itu TNI AD?, Cek Fakta Lengkap Mengenai TNI AD
TNI Angkatan Darat (AD) merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia yang bertugas melaksanakan pertahanan di wilayah darat, termasuk menjaga keamanan perbatasan serta membangun dan mengembangkan kekuatan pertahanan matra darat.
Struktur organisasi TNI Angkatan Darat terdiri dari berbagai satuan yang memiliki fungsi berbeda sesuai dengan tugas dan perannya. Di tingkat kewilayahan terdapat Komando Daerah Militer (Kodam) sebagai komando utama, sementara Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) berperan sebagai pasukan cadangan strategis yang siap digerakkan dalam berbagai operasi. Selain itu, TNI AD juga memiliki Komando Pasukan Khusus (Kopassus) sebagai satuan elite, serta berbagai korps pendukung seperti Zeni, Kesehatan, Perhubungan, dan Polisi Militer. Untuk membentuk prajurit yang profesional, TNI AD juga didukung oleh lembaga pendidikan dan pelatihan, di antaranya Sekolah Calon Perwira (Secapa) dan Sekolah Calon Bintara (Secaba).
INFO TERBARU! Jadwal Pendaftaran & Seleksi Rekrutmen TNI AD 2026 yang WAJIB Kamu Tahu — Jangan Sampai Ketinggalan!
Proses seleksi untuk penerimaan TNI Angkatan Darat tahun 2026 dilakukan secara bertahap. Proses ini dimulai dengan pendaftaran secara online, validasi dokumen, dan berlanjut ke tahap seleksi di tingkat daerah.
Setiap langkah dilakukan sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Panitia Pusat dan Panitia Daerah (Panda).
Pendaftaran dibuka secara resmi sejak tanggal 8 Januari 2026 dan akan ditutup kapan saja jika jumlah pendaftar sudah mencapai batas tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Oleh karena itu, para calon diharapkan untuk selalu memantau informasi resmi yang tersedia melalui akun TikTok @panpustniad.
Berikut adalah jadwal yang diperkirakan untuk pendaftaran dan proses seleksi TNI AD tahun 2026:
Lokasi Pendaftaran & Tempat Seleksi Rekrutmen TNI AD 2026
Syarat Pendaftaran Rekrutmen TNI AD 2026 yang WAJIB Kamu Tahu!
Sebelum melakukan pendaftaran sebagai anggota TNI AD untuk tahun 2026, sangat penting untuk mengetahui terlebih dahulu ketentuan yang telah ditetapkan.
Ketentuan ini dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu ketentuan umum dan ketentuan khusus, yang berlaku untuk semua calon peserta dari tingkat Tamtama hingga Bintara.
Ketentuan Umum
Persyaratan umum terdiri dari aturan-aturan dasar yang wajib dipenuhi oleh semua pelamar. Berikut adalah rincian yang diambil dari situs resmi Rekrutmen TNI AD https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/berita/persyaratan/tamtama-ad :
Harus merupakan warga negara Indonesia.
Memiliki iman dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus menganut salah satu dari enam agama resmi di Indonesia atau mengikuti suatu aliran kepercayaan.
Berkomitmen kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945;
Usia harus antara 17 tahun dan 9 bulan hingga 22 tahun saat program pendidikan dimulai.
Bebas dari catatan kriminal, yang dibuktikan dengan SKCK dari Kepolisian Republik Indonesia;
Dalam kondisi sehat secara fisik dan mental, serta tidak menggunakan kacamata;
Tidak sedang menghadapi larangan menjadi prajurit berdasarkan putusan hukum yang telah berlaku.
Ketentuan Khusus
Pria yang bukan anggota, mantan anggota TNI/Polri, atau PNS TNI.
Pendidikan minimal SMA, MA, SMK, atau Paket C yang memiliki akreditasi, baik negeri maupun swasta. Untuk Bintara: Rata-rata nilai raport dari tiga mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika) harus memenuhi syarat sebagai berikut:
Lulusan tahun 2020: minimal 68
Lulusan tahun 2021-2022: minimal 70
Lulusan tahun 2023-2026: minimal 75
Tinggi badan minimal:
Tinggi badan minimum yang diperlukan:
Tamtama: 160 cm
Bintara: 163 cm
Berat badan harus seimbang sesuai dengan ketentuan yang ada.
Belum menikah dan berkomitmen untuk tidak menikah selama pendidikan awal hingga dua tahun setelah menamatkan Dikma.
Harus bersedia menjalani masa Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama setidaknya 10 tahun.
Bersedia mengembalikan biaya pendidikan sepuluh kali lipat jika mengundurkan diri tanpa alasan yang sah selama proses penerimaan atau pendidikan.
Harus siap ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Republik Indonesia dan di salah satu cabang TNI AD.
Harus mengikuti semua pemeriksaan dan seleksi yang mencakup administrasi, kesehatan, jasmani, literasi, dan psikologi.
Harus memiliki surat izin dari orang tua atau wali selama proses penerimaan, dengan ketentuan khusus bagi wali yang ditunjuk berdasarkan keputusan pengadilan dan sudah diproses di Disdukcapil.
Bagi lulusan dari luar negeri atau lembaga non-Kemendikbud, harus mendapatkan pengesahan dan penyesuaian transkrip nilai dari Kemendikbud.
Tidak memiliki tato atau bekas tato dan tidak memiliki tindikan atau bekas tindikan, kecuali atas dasar adat yang perlu memiliki izin dari orang tua atau wali selama proses penerimaan, dengan aturan khusus bagi wali yang harus dibuktikan melalui surat dari ketua adat atau suku..
Harus berkomitmen untuk mematuhi peraturan anti-KKN, yaitu tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta tidak melakukan suap selama proses seleksi maupun pendidikan.
Memiliki kartu BPJS atau KIS yang masih berlaku.
Peserta yang memiliki sertifikat, piagam, atau surat keterangan prestasi minimal tingkat nasional (juara 1, 2, atau 3) akan mendapat nilai tambah dalam seleksi dan penilaian.
Cara DAFTAR Rekrutmen TNI AD 2026
Pendaftaran untuk TNI AD bisa dilakukan secara online di situs resmi rekrutmen. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendaftar pada Rekrutmen TNI AD 2026:
Daftar secara online lewat situs resmi:
Tamtama: https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/registrasi/tamtama-ad
Bintara: https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/registrasi/bintara-ad
Isi data di formulir online dan cetak:
Formulir pendaftaran
Blanko dinas
Blanko Rikmin
Blanko riwayat hidup
Kunjungi Ajendam atau Ajenrem sesuai waktu yang tercantum di formulir pendaftaran online. Bawa formulir pendaftaran online, sementara blanko lainnya hanya diperlukan untuk penjelasan cara mengisinya.
Serahkan formulir pendaftaran online kepada panitia. Proses yang akan dilakukan meliputi:
Pengukuran tinggi badan dan berat badan
Pemeriksaan untuk tindik dan tato. Jika tidak memenuhi syarat, peserta akan diminta pulang. Jika memenuhi syarat, data akan divalidasi di situs dan peserta resmi mendaftar untuk seleksi.
Setelah terdaftar, dengarkan penjelasan dari panitia tentang pengisian blanko dinas, Rikmin, dan riwayat hidup yang harus dibawa saat Rik/Uji tingkat Panda.
Jika validasi berhasil, panitia akan memberikan petunjuk tentang:
Proses dan norma Rik/Uji
Penentuan kelulusan berdasarkan kemampuan individu tanpa pengaruh dari pihak luar
Kesanggupan untuk ditempatkan di semua cabang TNI AD di seluruh Indonesia
Komitmen panitia untuk bersikap jujur, adil, objektif, dan transparan
Seluruh prosedur seleksi dari awal sampai akhir tanpa biaya
Setelah penjelasan selesai, pulanglah untuk menyelesaikan administrasi. Panitia akan mencatat nomor telepon untuk memberitahukan jadwal seleksi tingkat Panda.







